Kontingen atlet karate Inkado PT.INCO yang akan berlaga di arena Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Inkado di Makassar, 20-23 Maret 2008, rencananya akan dilepas Wakil Bupati Lutim H.Saldy Mansyur SE, Selasa hari ini 18 Maret 2008 di Malili.
Rombongan Inkado Lutim itu berkekuatan 30 orang, terdiri 25 atlet dan 5 offical. Keikutsertaan Karateka Inco Luwu Timur pada Kejurnas Inkado, adalah prestasi tersendiri, mengingat hanya pengcab dari Kabupaten/Kota di Indonesia yang boleh ikut sebagai peserta dalam Kejurnas Inkado, berasal dari Korda masing-masing.
Di Tana Luwu sendiri, diwakili Inkado Kabupaten Luwu Timur dan Kota Palopo. Pengecualiannya, kedua tim yang akan berlaga ditingkatan nasional itu karena prestasi mereka sebagai penyumbang atlet terbesar berskala nasional dan juga keseriusan pengcab yang jauh hari telah mempersiapkan diri untuk ikut Kejurnas, bagi Lutim ini merupakan moment yang kesekian kalinya mengikuti Kejurnas, pada kejuaraan dunia Sotokhan di Bali, beberapa tahun lalu PB Inkado juga mempercayakan tim khusus Luwu Timur membawakan tim sendiri.
Persiapan tim sudah dimulai sejak dua minggu lalu, dengan memusatkan TC Kampus di Dojo Sorowako.
Untuk Kejurnas Inkado kali ini, Tim Inco Lutim akan mengikuti semua kelas yang akan dipertandingkan dan menargetkan masuk lima besar secara nasional, target ini berdasarkan pengalaman pada kejurnas tahun lalu di Jakarta. Dimana, Luwu Timur pada waktu itu memperkuat Sulawesi Selatan B masuk lima besar.
Menurut Akbar Syam, pemegang dan III sekaligus pelatih, target yang diberikan pengurus kepada atlet tidak akan dijadikan beban walaupaun diakui target itu cukup berat. Pasalnya, beberapa atlet Bumi Batara Guru, semula diproyeksikan mendulang emas pada kelas senior, namun terpaksa mereka harus dilepas karena memperkuat Korda Sulsel. Meski begitu, pihaknya tetap akan berjuang meraih hasil terbaik.
Karateka yang menjadi tumpuan Lutim, diantaranya kategori junior, Inggrid dan beberapa atlet kelas kadet pemuda. Akbar yang dikenal dengan sebutan Simpae Koba menuturkan Lutim adalah ‘gudangnya’ atlet karate di Sulawesi Selatan. Dari dulu, Lutim salah satu daerah pemasok atlet karate terbesar di Sulsel, bersama Palopo.(aca/abk, Sumber : Palopo Pos. 18/03/08)